Semua Orang Tersihir BlackBerry

Layanan BlackBerry mengusung kemudahan akses email melalui jaringan seluler.

Jumat, 21 April 2009 | 23:30 WIB

BlackBerry atau sering disingkat BB, smartphone asal Kanada buatan
Research In Motion (RIM) telah membuat kecanduan para penggunanya di
seluruh dunia. Sampai-sampai, Presiden AS Barack Obama pun tak rela
melepaskan diri dari gadget kesayangannya itu.

Koran New York
Times Edisi 15 Desember 2008 memasang foto Obama dengan ukuran yang
besar saat memegang BlackBerry. Kontan saja hal tersebut mengguncang
dunia. Sejak ekspos aktifitas itu, demam BlackBerry yang tengah
menyerang seluruh dunia, seakan makin menemukan justifikasi.

Demam BB, ternyata juga menyerang Indonesia.
BB tidak hanya menjadi gadget pilihan kaum profesional, namun juga
kalangan artis. Banyak artis ibukota yang dengan bangga menenteng BB.
Bukan hanya untuk pamer, karena fitur BB yang dicari. Push Email yang
mengantarkan email secepat SMS menjadi kebutuhan dasar profesional.
Buat artis, chatting lewat BB makin menjadi aktivitas wajib.

Reni
Sutiyoso salah satu korbannya. Semenjak menggunakan BB jenis Javeline,
putri dari mantan Gubernur DKI Sutiyoso yang juga pengusaha ini semakin
jarang menelpon. Ia lebih sering berhubungan dengan teman-temannya
dengan cara chatting.

“Kadang-kadang walaupun ngumpul dengan
teman-teman, tapi pada sibuk sendiri dengan BB masing-masing,”
terangnya saat launching buku BlackBerry for Everyone, di Gramedia
Grand Indonesia, Jumat (17/4) malam.

Buku
yang ditulis Muhammad Sufyan, seorang jurnalis ekonomi di harian
bisnis, itu mengupas seluk beluk BlackBerry hingga menyihir banyak
orang di dunia. Buku tersebut berisi mengenai sejarah, cerita para
pengguna, sampai tips and trik mengoptimalkan BB.

Buku tersebut
juga berusaha mengungkap fenomena BB dalam kehidupan. Misalnya
munculnya pijat khusus pengguna BlackBerry yang dibuka di Hotel Hyatt
Chicago. Layanan pijat yang diberi nama Blackberry Thumb itu muncul
karena banyak pengguna BB yang mengeluh ibu jarinya sakit. Pijat yang
menggunakan BB balm ini, berlangsung selama setengah jam. Selain area
jempol, pijatan unik itu diarahkan ke wilayah pergelangan tangan yang
menjadi sandaran gengaman.

Rupanya terlalu sering menggunakan BB
bukan tanpa resiko, ibu jari pun dapat mengalami cidera. Seperti yang
dikutip dari BBC, keypad pada prinsipnya tidak cukup fleksibel sehingga
penggunaan yang berkali-kali dapat mengakibatkan kerusakan tandon
jempol. BB sangat memungkinkan hal tersebut sehingga  sebaiknya
pengetikan dibatasi 50 kata saja.

Masih banyak pengaruh BB dalam
mengubah gaya hidup modern. Bukan tidak mungkin sepasang kekasih yang
tengah dimabuk asmara pun bisa-bisa saja bakal diam seribu bahasa meski
berhadapan di meja kafe karena asyik berkomunikasi lewat BlackBerry.
Bagaimana dengan Anda?

Sumber : kompas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: