Dipenuhi Protes, KPU Sahkan Pleno

GADING CEMPAKA, BE – Para saksi dari perseorangan calon DPD RI dan saksi Partai Politik ramai-ramai mengisi formulir surat keberatan atas hasil pleno KPU Provinsi. Keberatan itu muncul mulai dari suara DPD, DPR RI, hingga ke DPRD Provinsi. Keberatan rata-rata protes terhadap rekapitulasi suara di Kabupaten Kaur dan di Lebong khususnya di Kecamatan Padang Bano yang tetap disahkan KPU Provinsi.
t ”Ya, tadi banyak saksi mengambil formulir keberatan dan mengisi surat keberatan hasil pleno KPU. Untuk saksi DPD ada 5, saksi DPRRI ada 12 dan saksi DPRD Provinsi juga 11,” ujar Ketua KPU Provinsi Dunan Herawan SSos didampingi anggota, Sa’adah Mardliyati pada wartawan, kemarin.

90

Saksi DPD yang menyampaikan keberatan itu salah satunya, Hotma T. Sihombing saksi untuk Muspani. Sementara saksi dari DPR RI yang protes antara lain dari PKS, Hanura, Partai Merdeka, PPRN, PNI Marhanisme, Golkar, PKNU, PAN, Gerindra, Barnas, PDIP dan PDS. Sedangkan saksi DPRD Provinsi yang mengisi formulir keberatan adalah PNI Marhanisme, Golkar, Partai Kedaulatan, PAN, Gerindra, PDIP, Barnas, PKS, PKNU dan Hanura.

”Banyak keberatan kita pada pelaksanaan pleno KPU Provinsi ini. Terutama hasil rekapitulasi suara di Kaur dan Lebong khususnya Kecamatan Padang Bano,” ujar Hotma T. Sihombing pada BE, kemarin.
Di Kaur telah terjadi perbedaan hasil suara antara fomulir DA di tingkat PPK Kaur dengan hasil suara di formulir DB saat pleno KPU Kabupaten Kaur.

Sementara di Kabupaten Lebong KPU nya belum selesai melaksanakan pleno, khusus di 5 Desa Kecamatan Padang Bano. Namun KPU Provinsi telah mengambil alih. Menarik pleno itu dilaksanakan di KPU Provinsi. Keberatan lainnya tentang ketidakpahaman petugas KPPS saat hari pelaksanaan Pemilu. Saksi dari calon DPD Muspani banyak ditolak, hanya karena surat mandatnya tidak dicap stempel calon bersangkutan. Padahal secara aturannya surat mandat itu cukup ditandatangan calon saja.

Tak hanya itu Hotma T. Sihombing juga mengajukan keberatan banyaknya masyarakat Bengkulu, jumlahnya ribuan tak terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap). Selain itu kubu Muspani juga keberatan di beberapa KPPS formulir C1 hasil pleno di tingkat TPS tidak diberikan pada saksi. Padahal seharusnya C1 ini harus diberikan sebagai data pegangan saksi mengontrol perolehan suara Caleg.

Meskipun mengajukan surat keberatan namun Hotma T Sihombing tetap menandatangani berita acara hasil rekapitulasi suara dibuat KPU Provinsi.
”Tandatangan diberita acara itu tandanya kita saksi hadir selama pleno berlangsung. Kalau tidak tanda tangan kita dianggap tidak hadir. Namun kita tetap tidak setuju dan itu kita buktikan di surat keberatan itu,” ucapnya.

Keberatan juga disampaikan saksi dari PKS yang juga anggota Majelis Pertimbangan ilayah (MPW) DPW PKS Provinsi, H Ahmad Zarkasi SP. ”Banyak protes keberatan yang kita ajukan dari pelaksanaan pleno KPU Provinsi ini. Hasil suara di Kaur dan Padang Bano. Juga keberatan-keberatan lainnya,” ucap Ketua DPRD Kota aktif ini.

Hal sama juga disampaikan saksi dari Partai Golkar Budi Dharmanwansyah SSos. ”Golkar juga mengajukan surat keberatan atas hasil pleno KPU Provinsi ini. Sama seperti partai lainnya pokoknya protes suara di Padang Bano Lebong dan Kaur. Disamping itu banyak pula hal-hal lain mengenai pelaksanaan Pemilu yang diprotes Golkar,” ujar anggta DPRD Provinsi terpilih ini.

Penyampaian surat keberatan itu sesuai dengan mekanisme protes yang diatur dalam UU No 10 tahun 2008 tentang Pemilu dan peraturan KPU No 3 tahun 2008. Dari KPU Provinsi semua keberatan Caleg dibawa ke Jakarta. Berikutnya akan sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK), bila keberatan Caleg DPD dan Partai diakomdir barulah hasil pleno bisa diubah,” katanya.

Saksi Hanura Husien yang juga aktifis PKBHB juga menyampaikan keberatannya. Setidaknya ada 10 item pelaksanaan pleno dan Pemilu legislatif di Bengkulu yang mereka protes. Juga tentang suara Padang Bano dan Lebong, data tak sinkron dan lainnya.

Pleno Telah Selesai
Terkait hal ini Ketua KPU Provinsi Dunan Herawan SSos menuturkan, Pleno KPU Provinsi selesai. Bagi saksi DPD dan Parpol yang keberatan silakan itu memang hak mereka. Surat keberatan itu beserta berkas-berkas asli hasil pleno kita bawa ke Jakarta untuk diserahkan ke KPU Pusat hari ini juga (kemarin-red),” ujar Dunan Herawan.

Sementara terkait hasil suara di Kabupaten Lebong khususnya di Padang Bano, Dunan menuturkan hasil suara itu bukannya KPU paksakan untuk masuk. Namun saksi dan KPU sudah berkeyakinan masalah itu tuntas. Sementara hasil suara di Kabupate Kaur perbedaan suara antara fomulir DA dengan formulir DB KPU Kaur sudah yakin bahwa rekapan yang mereka buat sudah sesuai dengan formulir DA itu,” ucapnya.

Dikesempatan sama anggota Panwas Provinsi yang hadir di KPU Provinsi kemarin menuturkan, bila saksi DPD dan partai ada yang keberatan pelaksanaan atau hasil pleno mereka bisa mengajukan surat keberatan ke KPU Provinsi. Nanti KPU Provinsi melanjutkan keberatan itu di Pleno tingkat pusat. Ini memang mekanisme prosedurnya,” ucapnya.

Pantauan BE di KPU Provinsi kemarin KPU mulai memberikan data hasil suara untuk dicek saksi DPD dan arpol sekitar pukul 11.00 WIB dan berakhir pukul 13.00 WIB. Setelah berita acara rekapitulasi dan surat keberatan saksi DPD dan partai ditandatangani berikutnya Ketua KPU Provinsi Dunan Herawan, anggota Okti Fitriani , Parsadaan Harahap dan Soemarno langsung membawa hasil pleno itu ke Jakarta.

Panwas: KPU Langgar Pasal 299
Sementara Panwaslu Provinsi mulai melakukan gelar pekara terkait sejumlah laporan soal penggelembungan suara oleh KPU Kaur –seperti laporan Caleg DPR RI No 1 PAN H Patrice Rio Capella dan Caleg DPR No 1 Partai Demokrat dr Dian Syahroza–, ke Polda Bengkulu. Sejauh ini Panwaslu telah memegang data-data pendukung sebagai barang bukti. Hal itu disampaikan anggota Panwaslu Provinsi Drs M Yasser. “Hari ini(kemarin, red) kita melakukan gelar perkara di Polda, terkait kasus dugan penggelembungan suara di Kaur itu, ucapnya.

Diungkapkan Yasser bahwa Panwaslu menyayangkan sikap KPU Provinsi yang melakukan pengesahan hasil rekapitulasi yang dinilai sedang bermasalah itu. KPU juga dinilai arogan, dengan selalu mengatakan bahwa jika masih ada saksi keberatan agar mengajukan gugatan ke MK. Seharusnya tidak mudah mengatakan hal demikian di dalam sidang pleno itu. Saya menyayangkan KPU main ketok palu saja. sehingga tidak menunjukan kapabilitas sebagai anggota KPU, cetusnya.

Ditegaskan Yasser, bahwa Panwaslu akan terus mengembangkan kasus-kasus penggelembungan suara. Tindakan penggelembungan suara merupakan kejahatan yang harus ditumpas. Karena merampas aspirasi masyarakat pada Pemilu 9 April lalu. Kita terus mempelajari, semua temuan dan laporan kepada Panwaslu, ucapnya.

Selama dalam rapat pleno menurut Yasser, KPU dengan entengnya mengatakan bahwa kesalahan itu terjadi karena kesalahan operator atau human error. Hal itu tidak patut diungkapkan seorang penyelenggara. Penyelenggara itu harus teliti, sengaja atau tidak sengaja bisa merugikan orang lain, ucapnya.

Menurut Yasser, kesalahan anggota KPU dalam merekapitulasi suara, yang menyebabkan perubahan suara, baik disengaja maupun tidak disengaja dapat dikenakan pasal 299, dimana pasal itu menyebutkan bahwa anggota KPU yang karena kelalaiannya mengakibatkan hilang atau berubahnya berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara, atau sertifikat penghitungan suara dipidana dengan penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 bulan dan denda sedkitnya Rp 6 juta dan paling banyak RP 12 juta.

Diterangkan Yasser bahwa jika perubahan suara itu dilakukan dengan sengaja , pelaku akan dipidana dengan penjar paling singkat 12 bulan dan paling lama 24 bulan dan denda paling sedikit Rp 12 juta dan paling besar Rp 24 juta. (166/cw3)

Sumber : Bengkulu ekspress

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: