• perawatan muka

    andita skin care
  • grosir & eceran murah jeans

    toko azizah jeans

    toko azizah jeans

  • Translate

  • Kalender

    Desember 2017
    S S R K J S M
    « Feb    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Download anti virus free

fashion wanita paling murah

fashion wanita

toko langganan azizah

 

azizah_shop

 

kami menyediakan pakain wanita, blouse, atasan, bawahan, pakaian muslim, kerudung, terbuat dari bahan yang berkwalitas.

kami juga suplayer kerudung paris segi empat

harga satuan :Rp 15.000

harga/kodian :Rp 13.000

warna dan ukuran bisa di pesan sesuai keinginan…………………untuk pemesanan bisa PO ( pre Order ) paling lama 2 -3 hari di tambah pengiriman sesuai kota tujuan.

harga di atas belum termasuk ongkos kirim.

Untuk pembelian dan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

Ibu azizah_shop

085220049990

PIN BB : 24C7080D

email : hendrayanibdg84@gmail.com

format untuk pemesanan via SMS/BBm/email :

 Nama           :

Alamat           :

Kode barang :

Size/ukuran  :

silahkan pesan sekarang juga kami tunggu pesanan anda…….selamat berbelanja………

 

KEPERCAYAAN KONSUMEN ADALAH REPUTASI KAMI

kami melakukan pengiriman menggunakan jasa JNE

Bukti pengiriman

No resi

Iklan

Joe Girard van Detroit – SalesMan TERBAIK di DUNIA

Kalau Muhamad Ali jago tinju dunia. siapakah jago jual dunia? Kalau Anda belum pernah bekerja di bidang penjualan mobil, saya tidak yakin Anda akan mengenalnya. Dia adalah Joe Girard, world-class achiever di bidangnya. Saya ingin memperkenalkan kepada Anda sang legendaris ini.

Nama Joe Girard yang kini tercatat abadi sebagai World’s Greatest Salesman menurut The Guinness Book of World Records. Latar belakangnya yang miskin penuh derita membuat suksesnya lebih bercahaya. Joe Girard adalah pahlawan wiraniaga terbesar yang bisa
disejajarkan dengan Rudy Hartono di bulu-tangkis, Karpov di catur, atau Pele di sepakbola.

Joe Girard, yang tinggal di Detroit ini, selama 12 tahun berturut-turut berhasil menjual puluhan ribu mobil –sendirian– dengan rata-rata penjualan 6 kendaraan per hari. Penjualan ini ekivalen dengan kinerja sebuah dealer mobil berukuran top di Indonesia dengan dukungan karyawan 30-an orang.

Bulan Oktober 1992 dia datang ke Indonesia dan memukau ratusan pendengarnya, yang membayar US$ 250.00 per orang, dalam seminar setengah hari di Jakarta Hilton. Di sana ia menceritakan kiat-kiatnya menjadi jago dunia.

Berikut adalah analisis saya tentang profil keberhasilan spektakuler Joe Girard yang saya dengar dari ceramah itu, dan dilengkapi oleh informasi dari beberapa buku tulisannya. Sekaligus saya ingin mencoba mendeskripsikan profil seorang jago dunia secara umum.

1. Jago Dunia Memiliki Tekad Baja

Barangkali karakter Joe Girard yang paling menonjol adalah niat dan tekadnya yang sangat kuat untuk berhasil. Anda dapat menerjemahkan niat dan tekad ini sebagai ambisi suci, keinginan mulia, atau kerinduan agung. Apa pun namanya, niat besar ini telah memberinya semacam tenaga batin (inner power) yang luar biasa untuk meretas belenggu-belenggu kegagalan dan keterbatasan, serta meraih sukses dalam karirnya.

Untuk berhasil, apalagi sampai tingkat dunia seperti Joe Girard, sejumlah hambatan dan rintangan seperti kemalasan, ketakutan, godaan, keterbatasan pengetahuan, keterbatasan relasi, kurang fa-silitas, kurang modal dan 1001 kekurangan lainnya harus diatasi.

Joe Girard sendiri tidak lulus SMP, dibesarkan di daerah kumuh oleh seorang ayah mafia kelas teri, berkali-kali ditangkap polisi karena mencuri dan kriminal lainnya. Latar belakangnya sungguh muram. Tetapi tekadnya untuk berhasil lebih kuat daripada kelemahan yang
membelenggu dirinya. HAl itu pula yang memampukannya mengatasi kelaparan, kehausan, kelelahan, tekanan, ejekan, pelecehan, salah pengertian, bahkan tantangan dan ancaman.

2. Jago Dunia Digerakkan Oleh Visi

Joe Girard sangat fasih menuturkan apa yang dikehendakinya, seolah-olah impiannya tersebut sudah ada, sudah terlihat, sudah nyata. Kemampuannya menyentuh ikhwal imajiner ini bahkan sudah sampai ke tahap emosional, artinya emosinya sudah mampu merangsang kehendaknya
atas hasil masa depan yang dirindukannya. Inilah yang secara praktis saya sebut dengan visi atau sasaran agung, yakni kemampuan melihat dan merasakan sesuatu pada ruang masa depan.
Apa manfaat praktis dari sebuah visi? Manfaat terbesar adalah menyediakan arah, tuntunan, dan gairah hidup bagi sang visioner. Dengan demikian, upaya dan kegiatannya menjadi efektif dan sekaligus juga efisien. Di pihak lain, orang yang tidak punya visi gampang teralihkan dan kemudian terombang-ambingkan. Ia tidak tahu apa yang dikehendakinya. Kadang, meskipun tahu, tetapi tidak sejelas kristal, dengan akibat tidak punya daya, powerless.

3. Jago Dunia Tekun dan Tabah

Ketekunan dan ketabahan adalah kemampuan menyelesaikan suatu pekerjaan sampai tuntas, selesai dan berhasil, apa pun halangannya. Lawan sifat ini adalah gampang menunda. Orang yang tidak tekun mudah menyerah pada godaan sesaat –menyimpang dari rel visi– yang umumnya Dapat digolongkan pada tiga kategori: nafsu mata, nafsu perut, dan nafsu libido.

Meskipun pemenuhan nafsu-nafsu di atas tidak salah, bahkan esensial bagi eksistensi kehidupan kita, tetapi pemenuhan berlebihan (indulgency) tidaklah menyehatkan pada tingkat psikologis. Pada taraf tertentu, nafsu-nafsu itu perlu didisiplinkan dan ditahan. Secara umum inilah tujuan paling praktis dari tradisi ber-puasa, berpantang, bertarak, atau mutih.

Bertekun mengerjakan sesuatu memerlukan pengOrbanan, dalam bentuknya yang khusus, menolak pemenuhan ketiga nafsu di atas untuk sementara, sampai tugas itu tuntas selesai. Menunda sebuah pekerjaan penting demi acara tinju di TV misalnya, adalah contoh Ketidaktekunan. Cita-cita menjadi jago dunia pun tinggal ilusi.

Joe Girard memahami arti ketekunan ini. Dia melakoninya hingga tuntas. Kisahnya memelihara ribuan file pelanggan dan mengirimkan kepada masing-masing satu kartu khusus setiap bulan adalah salah satu contoh ketekunannya. Menurut Joe Girard, tidak ada pelanggannya yang
berhenti membeli mobil darinya, kecuali mereka pindah dari Amerika atau meninggal dunia. Juga, kisah bagaimana ia menelepon pelanggan sehari penuh sampai malam, memenangkan penjualan yang sangat dibutuhkannya ada-lah contoh ketabahannya. Dan ketekunan dan
ketabahannya membuahkan hasil.

4. Jago Dunia Selalu Berpikir Positif

Mental positif adalah sikap dasar dalam mendekati segala sesuatu dengan positif. Sikap positif berakar pada sejumlah keyakinan yang juga positif seperti: bekerja itu sehat; kejujuran adalah modal dasar; tanpa komitmen tiada sukses; apa pun yang terjadi selalu ada manfaatnya; kerjasama adalah kunci sukses; tahan menderita adalah sehat; hari esok tak sama dengan hari kemarin; selalu ada cara yang lebih baik dari cara sekarang; melayani berarti memimpin; memaafkan itu menyehatkan jiwa; dan 1001 keyakin-an positif lainnya.

Joe Girard digelari sebagai The Positive Thinker No. 1 oleh Norman Vincent Peale, pengarang buku laris sepanjang zaman The Power of Positive Thinking. Dan gelar ini memang betul. Jika kita membaca buku Joe Girard, maka semangat yang paling menonjol adalah pikiran positif. Ia bahkan mampu mentransformasikan residu pengalaman negatifnya dari masa lampau menjadi tenaga pendorong positif bagi hidupnya di masa kini. Misalnya gelar sebagai “anak tidak becus” yang diberikan ayahnya sambil memukuli dirinya ketika ia masih SD –yang membekaskan luka dalam di hatinya– menjadi pemecut semangatnya untuk membuktikan sebaliknya. Tiap kali ada tendensi ia membelok dari cita-citanya, diingatkannya dirinya bahwa “anak tidak becus” akan menjadi kenyataan.

5. Jago Dunia Selalu Bersemangat dan Antusias

Barangsiapa pernah melihat Joe Girard berbicara, maka dia pasti setuju bahwa antusiasme superior adalah ciri khas tokoh kita ini. Ia berlari, melompat, dan berteriak di panggung seminar. Suaranya melengking, bergetar, atau membahana di mana perlu. Lain kali suaranya mengecil dan berbisik sambil menangis. Ia berbicara dengan hati dan emosinya. Baginya panggung seminar adalah panggung teater. Ia bukan tipe seminaris yang membaca makalah dengan kering dan membosankan.

Akan tetapi, di luar panggung pun, Joe Girard sungguh-sungguh antusias. Ia menyapa orang-orang dengan hangat dan bersemangat. Bila kita berbicara dengannya daya magnetik pribadinya sungguh-sungguh memikat dan memukau. Kita merasa disemangati, diisi baterainya dan
dikuatkan. Tidak heran, calon-calon pembeli mobilnya begitu terpikat dan membeli mobilnya dengan senang. Bahkan dikisahkannya, seorang wartawan yang semula cuma berniat mewawancarainya, akhirnya membeli mobil usai acara karena the power of enthusiasm ini.

6. Jago Dunia Pandai Dalam Relasi Antarmanusia

Bisnis berarti hubungan dengan banyak orang. Semakin maju bisnis kita, semakin banyak kita harus berhubungan dengan orang lain. Konon BCA dengan tabungan TAHAPAN yang terkenal itu saja harus melayani sekitar 20 juta nasabah. Suatu jumlah yang lebih besar dari penduduk
Malaysia. Berarti BCA harus membina hubungan dengan nasabah sebanyak itu. Dapat ditebak bahwa salah satu sukses BCA adalah kemampuan mereka menangani manusia. Sebaliknya dapat dipastikan, problem nomor satu pun adalah people relations juga. Joe Girard menjual secara pribadi sekitar 1.500 mobil per tahun, berarti ia harus menjumpai lebih banyak lagi calon pembeli. Sesudah itu pelanggannya dipelihara melalui surat, telepon atau undangan khusus. Hasilnya 80% penjualannya adalah repeat order, yaitu penjualan berulang. Sulit dibayangkan bagaimana Joe Girard bisa sukses tanpa human relations yang canggih.

Dari percakapan dengan Joe Girard, mendengar ceramahnya, dan membaca bukunya, saya simpulkan bahwa prinsip utama human relations yang diterapkannya adalah “menyukai orang lain secara sungguh-sungguh.” Dalam bahasa lain dia berkata: to love my customers honestly,
genuinely, sincerely.

Motto Joe Girard: I Like You dengan logo apel merah, telah menjadi identitas pribadinya. Ia mengucapkannnya, menerapkannya, menghayatinya dan mengkristalkannya dalam bentuk lambang dan suvenir. Tak heran Tom Peters memujinya dalam In Search of Excellence sampai
dua halaman. “Joe Girard seems to care genuinely,” komentar Tom Peters mengakhiri analisisnya.

7. Jago Dunia Kreatif Otaknya

Menjadi jago dunia adalah dambaan banyak orang. Kita punya energi, semangat, antusiasme, keterampilan, dan percaya diri. Itu baik dan itu sangat perlu. Tetapi tanpa strategi dan taktik yang tepat semua itu kurang berguna. Fakultas yang membimbing kualitas-kualitas di atas menjadi jago dunia ialah kecerdasan. Perpustakaan saya berisi lebih dari 3 lusin literatur kewiraniagaan, tetapi jarang buku-buku tersebut menawarkan ide dan konsep baru. Buku-
buku Joe Girard (3 buah banyaknya) boleh dikatakan mengandung 85% konsep-konsep standar kewiraniagaan dan 15% ide-ide baru.

Nah, di sini cerdasnya Joe Girard yang tidak lulus SMP itu. Dua di antara ide-ide baru tersebut yang sangat orisinil adalah Hukum Girard 250 dan Sistem mailing 12 bulan.

Hukum Girard 250 berkata bahwa setiap wiraniaga mempunyai pelanggan alamiah sebanyak 250 orang. Menurut Girard, dari temuannya di kantor Dinas Pemakaman, rata-rata orang mati dilayat oleh 250 orang. Girard menafsirkan, terdapat 250 orang yang sangat dekat secara emosional dengan almarhum, sehingga sampai bersedia meluangkan waktu ke rumah duka dan ke pemakaman. Nah, fenomena alamiah ini, membuat Girard berpikir bahwa terdapat 250 orang juga yang karena kedekatan emosionalnya, bersedia “berkorban” untuk seorang wiraniaga, mulai dari diganggu telepon, didatangi, dijelasi brosur, dan akhirnya membeli.

Maka Girard menetapkan bahwa sebagai langkah awal, dia harus bisa mengumpulkan 250 orang prospek untuk dilayani, dipelihara, dan dijuali. Dengan modal pelanggan sebanyak 250 orang ini, ekspansi pelanggan selanjutnya menjadi mudah. Sistem mailing 12 bulan adalah sistem pelayanan pelanggan dimana semua pelanggannya –tanpa kecuali– pasti menerima 12 buah surat dalam setahun dari Joe Girard sendiri. Yang menarik adalah bahwa setiap bulan amplopnya berbeda baik warna maupun ukurannya. Bukan cuma itu, ucapannya pun berbeda. Mulai dari Selamat Tahun Baru (Januari), Selamat Hari Valentine (Februari), sampai Selamat Natal (Desember). Dan salah satunya tentu: Selamat Ulang Tahun dari Joe Girard. Konon surat bulanan Joe Girard selalu ditunggu-tunggu oleh puluhan ribu pelanggannya.

8. Jago Dunia Menjunjung Tinggi Kejujuran

Joe Girard menyediakan satu pasal penuh dalam bukunya untuk membahas aplikasi kejujuran dalam bisnis di bawah judul Honesty Is the Best Policy. Barangsiapa beranggapan kejujuran tidak berguna dalam bisnis, saya anjurkan membaca pasal ini.

Tesis Joe Girard adalah: kejujuran adalah landasan kepercayaan; kepercayaan adalah basis hubungan baik; dan hubungan baik adalah medium hubungan bisnis yang langgeng. “Jadi, jika ingin berbisnis dengan langgeng, jujurlah kepada para pelanggan. Mereka akan respek, percaya dan datang kembali,” tegas Joe Girard.

Memang terasa absurd berusaha melayani pelanggan agar terjadi customer satisfaction, tetapi kemudian membohongi mereka. Ini ibarat menuang nila semangkok ke dalam belanga susu yang kita jual. Bukan laba yang kita peroleh melainkan mara.

9. Jago Dunia Jago Berkomunikasi

Temu muka dengan Joe Girard adalah pertemuan yang penuh semangat. Tidak ada kepasifan. Ia senantiasa aktif: bertanya, menyapa, memuji, mensugesti atau mendengar. Akibatnya kita ikut terbawa aktif. Ia tidak hanya menggunakan mulutnya tetapi juga tubuh, mata, tangan dan
senyumnya. Pokoknya ia adalah seorang yang aktif-positif-dinamis dalam berkomunikasi.

Dalam proses komunikasi ini, ia menghilangkan jarak dan rasa takut antarmanusia. Sebaliknya tercipta suasana enak, segar dan menyenangkan yang membuat kita menerima dia, menyenangi dia, meyakini apa katanya, dan tentu akhirnya membeli mobilnya. Ia pandai sekali mengkomunikasikan isi hatinya dan isi kepalanya dengan positif, sehingga residu emosi negatif kita hilang digantikan dengan yang positif.

10. Jago Dunia Selalu Bersikap Konsisten

Semua orang setuju bahwa pelaku bisnis itu harus ramah, baik, melayani, menolong, memberi perhatian, menghormati dan berusaha memuaskan pelanggannya. Namun, kata Tom Peters, “Kebanyakan kita tidak sungguh-sungguh menerapkannya. Hanya mereka yang excellent –
jago dunia– yang menerapkannya secara sungguh-sungguh, tuntas, dan konsisten.”

Joe Girard menerapkan kiatnya, ilmu dan falsafah bisnisnya dengan konsisten. Hasilnya adalah kemajuan dan pertumbuhan. Jika akhirnya ia terkenal ke seluruh dunia, kaya dan populer, hal itu merupakan buah yang wajar dari konsistensi perilakunya. Konsistensi adalah akar keberhasilan sejati.

Merenungkan kisah Joe Girard, kita dapat menarik sebuah kesimpulan: bahwa menjadi world-class achiever tidaklah mudah. Tanpa kemampuan dan keahlian, khususnya tanpa motivasi superior dan stamina ekstra, seseorang tidak mungkin menjadi achiever besar. Maka pertanyaan penting adalah, dari manakah sang achiever memperoleh motivasinya sehingga ia dapat bertahan dalam arena kompetitif itu?

Pasti tidak dari sekadar uang saja meskipun dunia para achiever berkelimpahan dengan uang. Lagipula sudah diketahui bahwa motivasi uang selalu berbentuk kurva lonceng (bell shaped curve), maksudnya uang memang memotivasi orang, tetapi sesudah uang tersebut diperoleh,
tingkat motivasinya akan turun dan melandai; mendaki mencapai puncak kurva lonceng lalu menurun menuju dasar kurva.

Studi saya menyimpulkan bahwa motivasi ekstra seorang achiever ternyata selalu berasal dari ruang moral-spiritual. Dari ruang inilah dapat digali pelbagai macam motivasi super, seperti demi negara, demi bangsa, demi kekasih hati, demi keindahan, demi perdamaian, demi
demokrasi, demi kemajuan peradaban, demi nama keluarga, demi pengembangan diri menuju puncak kesem-purnaan, dan sebagainya.

Intinya, motivasi agung ini berasalah dari sebuah falsafah yang ideal dan keyakinan kuat bahwa pencapaian itu adalah baik, benar, dan mulia. Motivasi super inilah yang mampu mendukung stamina jangka panjang, terbangkitkan oleh energi psiko-emosional, seperti kekuatan kekuatan cinta, kekuatan harapan, dan kekuatan impian.

Dalam dunia modern dimana kompetisi antarmanusia, antar-organisasi, dan antarbangsa telah menjadi norma, maka high achievement di segala bidang menjadi tiket masuk ke arena pertandingan. Tanpa itu kita cuma jadi penonton. Dan sebagai penonton, kita harus selalu membayar. Dan hebatnya, tidak ada calo yang menjual catutan. Artinya setiap orang harus mengambil tanggung jawab untuk mengembangkan dirinya. Sejalan dengan itu, setiap perusahaan, setiap partai politik, setiap negara atau organisasi apa pun harus mengambil tanggung jawab serupa.

Sumber: Joe Girard van Detroit oleh Jansen H Sinamo, Direktur Jansen Sinamo WorkEthos Training Center.

SUMBER : http://tqrrevolution.blogspot.com/2009/05/joe-girard-van-detroit-salesman-terbaik.html

Ada Ular Berkepala Manusia di Blitar

Benda ular berkepala manusia (Foto: Solichan Arif)

BLITAR – Seekor ular berkepala manusia menghebohkan warga dusun Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Blitar, Jawa Timur. Wujud ular yang tak lazim ini membuat penasaran warga yang rela antre untuk melihatnya langsung.

Menurut Zamroji (55), warga RT 04 RW 01 yang menemukan ular aneh itu, sejak dirinya membawa pulang ular aneh itu Sabtu pekan lalu, warga terus berdatangan. Pria yang sehari-hari bercocok tanam di sawah ini terpaksa meminta bantuan perangkat desa dan kepolisian untuk mengamankan antrean warga.

Secara kasat mata ular yang satu ini memang aneh. Bagian kepala yang berukuran sebesar jempol kaki orang dewasa itu berwujud rupa manusia lengkap dengan rambut putih terurai. Sementara badanya berupa ular dengan sisik warna kecoklatan.

Hanya saja, hewan melata aneh ini tampak beku, tak ubahnya patung. “Saat ditemukan di sumber buntung yang berjarak sekitar setengah kilo dari rumah saya sudah begitu itu adanya,” terang Zamroji, Minggu (13/6/2010).

Sumber buntung merupakan sebuah sumber mata air yang diyakini sebagian besar masyarakat Sukosewu sebagai tempat yang keramat. Lokasi ini bersebelahan dengan sawah Zamroji. Pada saat hendak memberikan pupuk pada jagungnya, ia melihat benda aneh tersebut berada di antara rerumputan.

Sehari sebelum menemukan ular berkepala manusia itu, Zamroji mengaku bermimpi di datangi perempuan berwajah cantik. Wanita berambut panjang dengan pakaian serba hijau itu mengatakan akan ikut denganya selama satu bulan lebih 40 hari. “Apakah mimpi itu ada kaitanya dengan penemuan, saya tidak tahu,” paparnya menambahkan ia tidak akan menjual ular aneh tersebut meski ada yang menawar dengan harga tinggi.

Sementara itu Kabag Bina Mitra Polres Blitar Ajun Komisaris Polisi Sujiono mengaku sudah mendengar penemuan yang menghebohkan tersebut. Dia mengaku pihaknya akan melakukan pengawasan agar warga tetap tertib. “Kita juga akan selidiki penemuan ini,” ujarnya. (frd)(Solichan Arif/Koran SI/hri)

Cium Bau Tambang, Malaysia Siap Rampas Ambalat!

Ditulis pada oleh putra rafflesia

Anggaran TNI tak cukup.Yang mendesak perbaikan peralatan mliter agar Indonesia terlihat berwibawa. (SuaraMedia News)

Anggaran TNI tak cukup.Yang mendesak perbaikan peralatan mliter agar Indonesia terlihat berwibawa. (SuaraMedia News)

Jakarta (SuaraMedia News) – Saling klaim Blok Ambalat masih jadi persoalan antara Indonesia dan Malaysia. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Agung Laksono mengatakan perundingan antar dua negara masih berjalan lambat.

“Mungkin ini ada kaitannya dengan intelijen Malaysia yang mengetahui kekuatan militer kita. Sehingga, soal tapal batas tak kunjung selesai,” kata Agung Laksono di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jakarta, Senin 1 Juni 2009.

Pengamanan perairan Ambalat, tambah Agung, secara teknis diserahkan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Bagi DPR yang penting seluruh kebutuhan militer dan TNI diupayakan terpenuhi,” tambah dia.

Anggaran militer, lanjut Agung, saat ini baru mencapai Rp 35 triliun, dari 100 triliun yang diharapkan. Jumlah tersebut belum memadai, akibatnya pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) menjadi tak terpenuhi. “Yang mendesak perbaikan peralatan mliter agar kita ada wibawanya,” tambah dia.

Kapal Perang TNI Angkatan Laut, KRI Untung Surapati-872 menghalau kapal perang milik Tentara Diraja Laut Malaysia, KD Yu-308 di perairan Blok Ambalat pada Senin 25 Mei 2009. Peristiwa itu bukan kali pertamanya. Sejak Januari sampai April 2009, sembilan kali kapal Malaysia memasuki perairan Ambalat.

Blok Ambalat yang terletak di perairan Laut Sulawesi di sebelah timur Pulau Kalimantan, terus jadi obyek sengketa Indonesia-Malaysia. Akhir 2008 militer Indonesia memeringatkan Malaysia untuk tidak melakukan provokasi militer di wilayah Ambalat. Belajar dari lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan ke tangan Malaysia, TNI meningkatkan patroli di wilayah Ambalat.

Dalam setiap perundingan, Malaysia tetap berkeras bahwa Blok Ambalat merupakan bagian dari teritorinya. Bahkan mereka mengirimkan salinan nota diplomatik yang intinya memprotes kehadiran kekuatan TNI di Blok Ambalat.

Mengapa Ambalat jadi rebutan? Blok Ambalat dengan luas 15.235 kilometer persegi, ditengarai mengandung kandungan minyak dan gas yang dapat dimanfaatkan hingga 30 tahun.(vvn) http://www.SuaraMedia.com

10 Negara dengan Jumlah Perokok Terbesar di Dunia

Daftar 10 Negara Perokok Terbesar di Dunia**

  1. China = 390 juta perokok atau 29% per penduduk
  2. India = 144 juta perokok atau 12.5% per penduduk
  3. Indonesia = 65 juta perokok atau 28 % per penduduk (~225 miliar batang per tahun)
  4. Rusia = 61 juta perokok atau 43% per penduduk
  5. Amerika Serikat =58 juta perokok atau 19 % per penduduk
  6. Jepang = 49 juta perokok atau 38% per penduduk
  7. Brazil = 24 juta perokok atau 12.5% per penduduk
  8. Bangladesh =23.3 juta perokok atau 23.5% per penduduk
  9. Jerman = 22.3 juta perokok atau 27%
  10. Turki = 21.5 juta perokok atau 30.5%

** Data saya olah dari hasil laporan WHO 2008 dengan statistik jumlah perokok 1.35 miliar orang.

Statistik Perokok Indonesia***

Statistik Perokok dari kalangan anak-anak dan remaja

  • Pria = 24.1% anak/remaja pria
  • Wanita = 4.0% anak/remaja wanita
  • Atau 13.5% anak/remaja Indonesia

Statistik Perokok dari kalangan dewasa

  • Pria = 63% pria dewasa
  • Wanita = 4.5% wanita dewasa
  • atau 34 % perokok dewasa

Jika digabungkan antara perokok kalangan anak+remaja+dewasa, maka jumlah perokok Indonesia sekitar 27.6%. Artinya, setiap 4 orang Indonesia, terdapat seorang perokok. Angka persentase ini jauh lebih besar daripada Amerika saat ini yakni hanya sekitar 19% atau hanya ada seorang perokok dari tiap 5 orang Amerika. Perlu diketahui bahwa pada tahun 1965, jumlah perokok Amerika Serikat adalah 42% dari penduduknya. Melalui program edukasi dan meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat tanpa rokok (+pelarangan iklan rokok di TV dan radio nasional),  selama 40 tahun lebih Amerika berhasil mengurangi jumlah perokok dari 42% hingga kurang dari 20% di tahun 2008 ini.

*** Data laporan WHO 2008 untuk Indonesia.

************

Pertumbuhan Produksi Rokok Indonesia

Dari data WHO di atas, Indonesia dinobat sebagai negara dengan konsumsi rokok terbesar nomor 3 setelah China dan India dan diatas Rusia dan Amerika Serikat. Padahal dari jumlah penduduk, Indonesia berada di posisi ke-4 yakni setelah China, India dan Amerika Serikat. Berbeda dengan jumlah perokok Amerika yang cenderung menurun, jumlah perokok Indonesia justru bertambah dalam 9 tahun terakhir. Pertumbuhan rokok Indonesia pada periode 2000-2008 adalah 0.9 % per tahun.

no smoking

Namun, perlu dicatat bahwa selama 2000-2003, produksi rokok Indonesia menurun dari 213 miliar batang (2000) menjadi 173 miliar batang (2003) atau turun 18.7%. Namun, sejak 2004 hingga 2008 pertumbuhan rokok Indonesia sangat besar dari 194 miliar [2004] menjadi 230 miliar batang [2008] atau naik 18.6% selama kurun 5 tahun. Jadi selama pemerintah SBY-JK periode 2004-2009, industri rokok tumbuh pesat dengan pertumbuhan rata-rata 4.6% tahun. [Baca : Industri Rokok Tumbuh Pesat].

Tidak kurang Rp 100 triliun rupiah dana masyarakat dikeluarkan hanya untuk membeli sekitar 225 miliar batang rokok. Dan dari pangsa pasar yang begitu besar dan subur di negeri ini, maka perusahaan rokok menjadi salah satu sumber bisnis bagi para milionaire yang masuk 40 orang terkaya Indonesia 2009 seperti Rudy  Hartono (Djarum), Putera Sampoerna (Philip Morris <– PT HM Sampoerna) dan Rachman Halim (Gudang Garam).

Hari Bebas [dari] Rokok Se-Dunia : 31 Mei

Di setiap kemasan rokok, kita pernah membaca peringatan keras akan dampak merokok yakni “Merokok dapat menyebabkan Kanker, serangan Jantung, Impotensi dan gangguan Kehamilan dan Janin“.  WHO pun mengingatkan bahwa rokok merupakan salah satu pembunuh paling berbahaya di dunia. Pada tahun 2008, lebiih 5 juta orang  mati karena penyakit yang disebabkan rokok. Ini berarti setiap 1 menit tidak kurang 9 orang meninggal akibat racun pada rokok. Angka kematian oleh rokok ini jauh lebih besar dari total kematian manusia akibat HIV/AIDS, + tubercolis + malaria + flu burung.

Dalam hal ini, tindakan merokok merupakan tindakan merusak kesehatan sendiri, begitu juga tabungan dan penghasilan kita. Menghirup racun rokok secara kontinyu, tidaklah jauh berbeda dengan menghirup bakteri-bakteri penyakit. Ekstimnya, tindakan merokok hampir serupa dengan menghirup flu babi, yakni “mencari penyakit yang akan membawa kematian lebih tragis“. Dan jika tidak ada pencegahan yang serius dalam menghambat pertumbuhan rokok, maka setidaknya 8 juta orang akan meninggal akibat rokok pada tahun 2030. Dan abad 21 ini,  akan ada 1 miliar orang meninggal akibat penyakit disebabkan rokok andai saja tidak ada usaha mencegah pertumbuhan rokok.

**************

World No Tobacco Day 2009 Theme : Tobacco Health Warningsa
World No Tobacco Day 2009 Theme : “Tobacco Health Warnings”

Masyarakat miskin merupakan kelas yang mengalami dampak yang paling besar dari Industri rokok. Sudah menjadi rahasia umum bahwa tujuan dari bisnis industri rokok adalah membuat konsumen menjadi tercandu dan pada akhirnya menjadi perokok aktif. Segmen konsumen yang paling merasakan kerugian dari “kecanduan rokok” adalah kalangan masyarakat miskin. Dari catatan WHO, jumlah terbesar perokok berada di negara-negara miskin berkembang.

Bagi perokok ekonomi lemah (miskin), menjadi perokok berarti ia harus mengeluarkan uang yang harusnya digunakan kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, pendidikan, pakaian, kesehatan, atau tabungan ke pengeluaran sia-sia hanya untuk membakar batang demi batang rokok.

Abdillah Ahsan, peneliti di Lembaga Demografi FE-UI mengatakan bahwa merokok bagi masyarakat ekonomi lemah merupakan masalah yang cukup serius bagi kesehatan, kultur dan biaya pendidikan. “Semisal, seorang kepala keluarga mengonsumsi rokok satu pak seharga Rp5 ribu per hari. Padahal, uang yang terbakar melalui rokok tersebut bisa dibelikan tiga butir telur yang mengandung banyak gizi untuk makan seluruh anaknya,” [kesehatan & gizi]. “Saya pernah menemukan kesaksian ada seorang sopir berpenghasilan Rp50 ribu sehari dengan empat anak yang kedua anaknya tidak sekolah dengan alasan biaya. Anehnya, sopir tersebut mampu menghabiskan uang Rp24 ribu per hari untuk membeli tiga pak rokok,” [biaya pendidikan]

Dalam kasus diatas (kasus perokok yang umum terjadi di negeri kita), jika kita melihat secara mendalam, maka rokok tidak jauh berbeda dengan candu atau esktrimnya adalah narkoba. Demi rokok, seorang rela mengurangi jatah makanan yang bergizi bagi anak-anaknya. Bahkan ia menghabiskan uang rokok yang jauh lebih besar daripada biaya pendidikan anaknya.

Katakan Tidak pada Rokok bagi Anak-Anak & Remaja

Perokok dari ekonomi miskin Bangladesh menghabiskan uang 10 kali lebih banyak daripada biaya pendidikan anaknya. Perokok dari ekonomi miskin Indonesia menghabiskan 15% penghasilannya untuk rokok. 20% penduduk miskin Meksiko menghabiskan 11% penghasilannya untuk rokok. [WHO 2008]

Sesungguhnya, dampak negatif Industri rokok sangat dirasakan oleh masyarakat miskin daripada orang kaya. Orang miskin akan jauh lebih rentan terserang penyakit [oleh rokok] daripada orang kaya. Dan secara tidak sadar, rokok merupakan salah satu faktor “jeratan setan kemiskinan” di masyarakat kita. Orang miskin (penghasilan keluarga < 1 juta per bulan) harus menghabiskan porsi yang besar penghasilannya untuk membeli rokok. Tidak sedikit mereka bahkan menghabiskan 1/4 penghasilan hanya untuk membeli 1-2 bungkus roko per hari (atau Rp 240.000 hingga Rp 480.000 per bulan).

Bagi si perokok (misalnya kepala keluarga), merokok akan mengakibatkan penyakit yang berbahaya. Dan bagi keluarga si perokok, gaji/penghasilan yang harusnya dapat digunakan untuk memberi gizi yang cukup serta investasi untuk pendidikan harus dipotong karena rokok.  Dan jika kepala keluarga yang kecanduan merokok relatif tinggi, maka pada usia yang masih relatif muda (35-45 tahun), ia mulai sakit-sakitan atau bisa jadi kena kanker. Ketika sakit, maka ia akan kesulitan bekerja. Penghasilan akan turun, dan sumber keuangan keluarga akan bermasalah. Anak-anaknya yang sedang sekolah atau melanjutkan studi akan kesulitan biaya. Si keluarga harus mengeluarkan biaya  ekstra untuk pengobatan si suami (kepala keluarga). Dengan kondisi seperti ini, maka sangat mungkin si anak tidak bisa melanjutkan studi.

Dengan modal pendidikan rendah serta asupan gizi rendah (kecerdasan lebih rendah), maka si anak akan mengalami nasib yang hampir serupa dengan si orang tuanya. Tanpa contoh dari orang tua, proteksi dari lingkungan, himbauan dari pemerintah, larangan iklan rokok di TV, maka sangat mungkin si anak ikut terjerumus oleh rokok. Sebagian penghasilannya juga akan digunakan untuk merokok sejak dini. Dan habit ini akan terus diwarisi hingga ke anak, cucu dan seterusnya. Selain berdampak pada keluarga, si perokok (suami yang sudah sakit) secara tidak langsung akan menjadi beban pemerintah, beban negara. Setidak-tidaknya, orang miskin harus mendapat perawatan/pengobatan subsidi dari negara.  Kas negara akan tersedot untuk biaya pengobatan para perokok yang sakit, untuk biaya mencipta lapangan kerja serta biaya sosial keluarga si orang tua ini (perokok).

******
Dari tulisan diatas, saya mengajak kita semua agar melakukan tindakan proteksi bagi generasi muda agar tidak terjerumus pada kecanduan rokok. Sedangkan bagi rekan-rekan, bapak/ibu yang telah menjadi perokok aktif, maka sebaiknya tidak merokok di tempat-tempat tertutup dimana orang-orang lain (yang tidak merokok) berkumpul. Silahkan tetap merokok ditempat yang pantas dan alangkah baiknya jika Saudara dapat mengurangi frekuensi merokok demi  kebaikan Anda, orang tua, istri, anak dan orang sekitar Anda.

Pemerintah harus mengutamakan kepentingan jangka panjang akan bahaya dan efek besar dari rokok, tidak hanya mengejar setoran pajak/cukai dari rokok/tembakau. Pemerintah semestinya melarang iklan rokok di TV, Radio dan Koran Nasional. Begitu juga tidak ada lagi iklan-iklan rokok dalam bentuk spanduk yang menghiasi jalan-jalanan.  Sebaliknya, perusahaan rokok diwajibkan mengeluarkan 2.5-10% laba kotor untuk kegiatan CSR dibidang kesehatan dan pengembangan ekonomi masyarakat non-rokok.  Disamping itu, pemerintah harus menaikkan pajak rokok dan secara bersamaan merencanakan pengalihan lahan pertanian tembakau menjadi pertanian pangan/energi lainnya. Secara bertahap, dengan etikad bersama, kita mampu kurangi jumlah perokok di Indonesia.  Kita mampu menekan jumlah asap beracun yang tersebar baik di rumah, kantor, pasar, pelabuhan, terminal bahkan di tempat ibadah.  Dengan tidak merokok, dana triliunan rupiah dapat dialihkan untuk pembangunan investasi UKM tepat guna. Dan dengan perencanaan jangka panjang, maka beberapa pabrik rokok dapat ditutup setelah 30-50 tahun mendatang tanpa menimbulkan dampak ekonomi secara signifikan. Mari lakukan perencanaan jangka panjang untuk penutupan pabrik rokok sejak dini demi masa depan bangsa. [Baca ulasan penutupan rokok ini : Mitos Industri Rokok Sangat Penting Bagi Negara ].

Salam Perubahan,

putra rafflesia

Di Usiah 17 Tahun,Riana Mendapat Gelar S1 Kedokteran

Ditulis pada oleh Putra rafflesia

Wajahnya masih terlihat cukup muda, bahkan imut-imut. Dengan kacamata tipisnya, wajah itu semakin terlihat imut dibandingkan wajah teman-teman di sekelilingnya. Bahkan toga wisuda yang dikenakan di atas kepala berjilbab itu pun terlihat agak kedodoran. Namun wajahnya tetap tenang dan penuh percaya diri saat berdiri bersama sesama sesama sarjana lainnya pada upacara wisuda di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akhir pekan lalu.

Dialah Riana Helmi, sarjana termuda lulusan Fakultas Kedokteran Umum UGM. Riana berhasil meraih gelar sarjana (SI) di usia yang masih cukup muda, 17 tahun 11 bulan. Ia lulus 25 Februari 2009 lalu, diwisuda akhir pekan lalu.

Riana bahkan hampir tak terlihat tertutup oleh rekan-rekannya yang cukup tinggi di barisan upacara wisuda tersebut. Bahkan saat Rektor UGM Prof Dr Sudjarwadi memanggil namanya sebagai lulusan termuda, hadirin yang datang hampir tak bisa melihat badannya yang kecil meski telah berdiri.

Riana memang cukup spektakuler. Masuk sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM, 2005, dia juga tercatat sebagai mahasiswa termuda yang saat itu berusia 14 tahun. Meski usianya cukup muda namun prestasi akademik Riana cukup membanggakan. Buktinya, dalam kurun waktu 3,6 tahun Riana berhasil menggondol lulus Kedokteran dengan nilai Indeks Prestasi Akademik (IPK) 3,67.  “Alhamdulillah, saya sudah lulus. Memang saat masuk saya paling muda tetapi saya bisa menjalaninya dan tidak banyak kendala,” papar gadis kelahiran Banda Aceh, 22 Maret 1991 ini.

Didampingi kedua orang tuanya, Riana tampak puas atas prestasinya itu. Menurutnya, saat masuk ke UGM, ia Riana tidak memperoleh perlakuan istimewa dari dosen maupun dari teman-temannya. Dia tetap memperoleh tugas dari staf pengajar di UGM sama dengan teman-teman lainnya yang usianya jauh lebih tua tiga hingga empat tahun darinya. “Kalau di kedokteran itu tugasnya banyak, tetapi alhamdulillah semua bisa terselesaikan,” ujarnya.

Ayah Riana, Helmi saat mendampingi putrinya usai wisuda mengatakan, selama duduk di bangku sekolah SMP dan SMA, anaknya mengikuti program akselerasi (percepatan). Riana masuk sekolah dasar (SD) di usia tahun. “Sejak umur 3 tahun, Riana sudah bisa membaca. Dia ngotot ingin sekolah karena senang sekali melihat sekolahan. Akhirnya umur 4 tahun saya masukkan ke SD,” Helmi menuturkan.

Dia menceritakan, anak sulungnya ini sejak usia dua tahun sudah memperlihatkan kesukaanya terhadap buku. Bahkan di usia seperti itu Riana suka minta dibelikan buku-buku untuk belajar. “Buku-buku itu juga dipelajarinya. Kita seringkali dipaksa untuk mengajarinya sampai bisa, bahkan sampai larut malam,” paparnya.

Salah satu sifat Riana sejak kecil yang cukup menonjol, menurut Helmi, selain suka membaca adalah tidak suka bermain boneka. Bahkan Riana cenderung takut terhadap boneka. “Setiap hari kerjaannya hanya belajar-belajar, dan membaca. Riana senang sekolah. Menurutnya, sekolah seperti bermain,” tutur Helmi yang juga seorang staf pengajar Perwira Polri di Sukabumi, Jawa barat ini.

Meski sudah lulus dalam usia muda, Riana memiliki keinginan melanjutkan sekolahnya dan bercita-cita untuk menjadi dokter spesialis kandungan. Jika hal itu tercapai, maka Riana akan menjadi dokter spesialis kandungan termuda Indonesia.yli/bur

Kinerja Pembangunan Yudhoyono – Kalla Bagus

Ditulis pada oleh Putra rafflesia
“Bappenas sudah mengevaluasi RPJM nasional 2004 – 2009 yang telah menunjukkan kemajuan yang menggembirakan,” kata Paskah saat pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang dihadiri Presiden dan Wapres di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, tiga agenda pembangunan yang diusung dalam RPJM itu yakni mewujudkan Indonesia yang aman dan damai, menciptakan Indonesia yang adil dan demokratis serta meningkatkan kesejahteraan rakyat, secara garis besar pelaksanaannya telah memberikan hasil yang positif.

Agenda pertama telah dilaksanakan dengan baik, sehingga kondisi saat ini jauh lebih baik dibanding pada awal tahun pemerintahan ini terbentuk.

Pada awal tahun itu, permasalahan konflik dan ketegangan antar kelompok masyarakat masih sering terjadi seperti di Aceh, Papua, Maluku, Maluku Utara dan Poso, begitu juga aksi-aksi terorisme.

“Pada saat ini, mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” katanya.

Agenda kedua juga telah menyentuh capaian yang berarti seperti upaya pemberantasan korupsi, penerapan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik telah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat seiring dengan berkurangnya penyalahgunaan dan penyimpangan oleh aparatur birokrasi.

“Pelaksanaan Pilkada tingkat I dan II juga berlangsung dengan tertib. Masyarakat semakin merasakan kebebasan berkumpul dan beroganisasi serta kebebasan beragama dan berkeyakinan juga kebebasan memperoleh informasi,” katanya.

Agenda ketiga juga banyak mengalami kemajuan walaupun masih perlu ditingkatkan, seperti dengan terus meningkatnya pertumbuhan ekonomi sejak krisis ekonomi 1998.

“Peningkatan pertumbuhan ini merupakan kontribusi seluruh pemerintahan mulai tahun 1998 sampai saat ini. Sehingga menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran,” katanya.

Selama lima tahun ini pula, lanjut Paskah ada 28 kabupaten yang keluar dari kategori daerah tertinggal.

Dalam sambutannya, Presiden Yudhoyono mengatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan RPJM nasional 2004-2009 tidak terlepas dari dukungan masyarakat serta semua pemangku kepentingan pembangunan baik di pusat maupun di daerah, serta iklim politik yang kondusif.